Selasa, 28 April 2020

Alhamdulillah dua tantangan telah dilalui dalam waktu bersamaan. Tantangan berpuasa dan tantangan belajar selama 30 hari tanpa jeda. Tak mudah dibandingkan tantangan sebelumnya. Banyak hal yang terjadi selama sebulan. Tak pernah kubayangkan sebelumnya akan ada pandemi virus dunia hingga melumpuhkan banyak sektor kehidupan. Salah satunya adalah sektor perekonomian dan perdagangan. Dan sektor ini menjadi satu-satunya bidang yang ingin kutekuni sesuai mind mapku.

Tak ada pilihan untuk mundur, mundur berati mulai lagi dari kilometer nol. Maka jalanku pun sungguh tertatih. Pundakku tidaklah sedang membawa banyak beban. Namun jalanku ini yang penuh dengan kerikil. Kerikil ini tak perlu kusingkiran. Aku hanya perlu menguatkan pijakan. Kerikil ini akan membuat aliran darahku mengalir lancar. Maka saat itu walaupun tertatih aku tetap melangkah.

Sesekali aku beristirahat saat pijakan kaki terasa panas. Menepi sebentar mencari rerumputan hijau. Tapi tidak untuk merumput. Hanya mendinginkan kaki sejenak agar panasnya berganti sejuk.
Sunber: Dokumentasi pribadi

Bukan kesempurnaan yang aku inginkan. Tapi bahagianya telah membuatku menjadi sempurna. Aku bahagia dengan apa yang telah kuusahakan. Walau jauh dari harapan namun aku layak untuk bahagia. Masih ada waktu untuk mempercantik diri. Walau aku tidak bersayap emas, namun aku bisa terbang dan menghisap emas di singgasana bunga. Emas yang akan memberikan kebahagiaan pada semua insan. Emas yang bukan milikku. Bukan juga milikmu. Tapi milikNya.. itulah yang akan mempercantik diriku, juga dirimu. .
Sumber: DokumneDoku pribadi


#AliranRasaKepompong
#Tantanagan30Finish
#TantanganPuasaFinish
#JanganLupaBahagia
#BundaCekatan
#IbuProfesional
#IIP